Gubernur NTT Resmikan Koperasi Merah Putih Kelautan dan Perikanan Oeba - Baomong.ID

Gubernur NTT Resmikan Koperasi Merah Putih Kelautan dan Perikanan Oeba

Gubernur NTT Resmikan Koperasi Merah Putih Kelautan dan Perikanan Oeba

Kupang,Likurai – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bergerak cepat dalam menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KopDes Merah Putih).

Langkah konkret ini ditandai dengan peresmian Koperasi Merah Putih Kelautan dan Perikanan Oeba oleh Gubernur NTT, Melki Laka Lena, bertempat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Oeba, Kota Kupang, pada Rabu (12/3).

"Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, dengan ini saya meresmikan berdirinya Koperasi Merah Putih Kelautan dan Perikanan Oeba Kota Kupang," ujar Gubernur Melki Laka Lena saat peresmian yang ditandai dengan pembukaan tirai papan nama koperasi serta pengguntingan pita.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menekankan bahwa koperasi ini akan menjadi wadah bagi nelayan untuk menyimpan, mengolah, dan memasarkan hasil tangkapan dengan harga yang lebih menguntungkan. Dengan dukungan pembiayaan dari koperasi, diharapkan ekonomi masyarakat pesisir dapat meningkat.

"Di sini kita melaksanakan amanat Bapak Presiden Prabowo dengan membentuk Koperasi Merah Putih yang memanfaatkan potensi kelautan dan perikanan yang kita miliki," jelasnya.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa NTT kemungkinan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menjalankan instruksi Presiden Prabowo terkait pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.

"Presiden Prabowo ingin agar ekonomi bangsa ini dinikmati oleh seluruh masyarakat. Dengan adanya koperasi ini, kita bisa mewujudkan pemerataan ekonomi serta kesejahteraan yang lebih adil," tambahnya.

Gubernur Melki menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih akan membantu memperpendek rantai pasok, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta menjadi agregator yang mendorong peningkatan harga produk pertanian dan perikanan masyarakat.

"Koperasi ini akan menstabilkan inflasi serta membantu masyarakat keluar dari jeratan tengkulak, rentenir, dan pinjaman online (pinjol) yang selama ini membebani ekonomi rakyat," ungkapnya.

Pemerintah juga telah menyiapkan dana sebesar Rp5 miliar untuk setiap Koperasi Merah Putih, yang akan digunakan untuk mendukung produksi, pengolahan, pemasaran, serta kebutuhan hidup para anggota koperasi.

"Saya titipkan pesan kepada pengurus koperasi agar bekerja secara profesional dan bertanggung jawab sehingga koperasi ini bisa berkembang dan benar-benar membawa manfaat bagi para nelayan serta masyarakat sekitar," tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran pengurus koperasi dalam menjalankan prinsip gotong royong dan kemandirian.

"Pengurus koperasi harus menjadi contoh dalam kemandirian, gotong royong, dan pelayanan bagi anggotanya, sehingga koperasi ini benar-benar mampu meningkatkan ekonomi sektor kelautan dan perikanan," tuturnya.

Sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah, Gubernur Melki menjelaskan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih akan diselaraskan dengan program "One Village One Product" (OVOP), yang menargetkan setiap desa memiliki satu produk unggulan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

"Dengan hilirisasi yang baik, saya yakin industri dari luar akan masuk ke NTT untuk mendukung perekonomian berbasis potensi lokal, baik di sektor kelautan, perikanan, peternakan, maupun pertanian," jelasnya.

Saat ini, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup NTT juga tengah mendorong 600 Kelompok Tani Kehutanan untuk bertransformasi menjadi Koperasi Merah Putih, dengan program percontohan yang sudah dimulai di tiga Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten TTS.

Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah
Untuk mempercepat realisasi program ini, Pemerintah Provinsi NTT bersama Pemerintah Kabupaten/Kota akan melakukan konsolidasi guna menyelaraskan program pemerintah pusat dengan daerah.

"Akhir pekan ini, saya bersama Wakil Gubernur Johanis Asadoma akan bertemu dengan Wali Kota Kupang dan para Bupati se-NTT untuk menyelaraskan program dari pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota," ujar Gubernur Melki.

Selain itu, pekan depan, Gubernur dan jajaran akan bertolak ke Jakarta untuk melakukan pertemuan dengan beberapa kementerian serta pihak terkait guna mendapatkan dukungan lebih lanjut bagi program pembangunan di NTT.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTT, Sulastri Rasyid, menegaskan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih Kelautan dan Perikanan Oeba merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi terhadap para pelaku usaha perikanan di berbagai bidang, termasuk penangkapan, budidaya, pengolahan, dan pemasaran hasil perikanan.

"Saya berharap semua nelayan di TPI Oeba, TPI Tenau, serta para pembudidaya, pengolah, dan pemasar dapat bergabung sebagai anggota Koperasi Merah Putih Kelautan dan Perikanan Oeba, karena koperasi ini akan mendapat dukungan maksimal dari pemerintah," ungkapnya.

Dengan kehadiran koperasi ini, diharapkan ekonomi masyarakat pesisir NTT semakin kuat dan berdaya saing, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berfokus pada kemajuan ekonomi berbasis potensi lokal. (*/Humas Biro AP/Yuser)