Kupang, Likurai– Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merealisasikan janji Presiden RI dengan membangun 2.100 rumah khusus bagi warga eks Timor Timur di Oelkuku, Desa Kuimasi, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pembangunan ini menjadi solusi permanen bagi warga yang sebelumnya tinggal di pengungsian, sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka melalui penyediaan hunian yang layak dan infrastruktur pendukung yang memadai.
Keberhasilan proyek ini tak lepas dari kolaborasi antara Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR dan Direktorat Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PKP).
Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTT bertanggung jawab atas penyediaan infrastruktur dasar dan sarana penunjang, meliputi:
Penataan lahan (land development), Jalan lingkungan dan drainase, Fasilitas umum, seperti balai warga, Fasilitas sosial, termasuk kapel Katolik, kapel Protestan, musholla, penerangan jalan umum, serta ruang terbuka hijau.
Sementara itu, Kementerian PKP melalui Balai Penyediaan Perumahan Wilayah (BP2P) NTT telah membangun 2.100 unit rumah khusus bagi para penerima manfaat.
Kepala BPPW NTT, T. Davis F. Hamid, S.T., M.T., menegaskan bahwa proyek ini adalah contoh nyata sinergi antarkementerian dalam penyelenggaraan perumahan dan permukiman yang terintegrasi.
"Keberhasilan proyek ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memenuhi janji dan meningkatkan kesejahteraan warga eks Timor Timur. Kami berharap fasilitas yang tersedia, baik fasilitas sosial maupun fasilitas umum, dapat memberikan kenyamanan dan kehidupan yang lebih baik bagi para penghuni," ujar Davis dalam wawancara pada Senin (10/3/2025).
Pembangunan 2.100 rumah ini tidak lepas dari tantangan, mengingat proyek ini mencakup pembangunan perumahan dan infrastruktur secara bersamaan. Namun, kontraktor pelaksana Abipraya-Daka KSO berkomitmen untuk menghasilkan pekerjaan berkualitas sesuai spesifikasi yang ditetapkan.
Project Manager Abipraya-Daka KSO, Yuanda, memastikan bahwa seluruh fasilitas telah siap difungsikan dan perusahaan akan menjaga mutu pekerjaan selama masa pemeliharaan satu tahun setelah serah terima pekerjaan (PHO) pada 24 Februari 2025.
Senada dengan itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPPW NTT, Wazer, menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan selama masa pemeliharaan guna memastikan kualitas pembangunan tetap terjaga.
"BPPW NTT berkomitmen memastikan proyek ini memberikan kenyamanan dan manfaat bagi para penerima manfaat setelah pembangunan selesai," ujar Wazer.
Apresiasi Warga: “Terima Kasih Bapak Presiden dan Pemerintah”
Warga eks Timor Timur di Kupang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Presiden RI serta pemerintah daerah atas perhatian khusus yang diberikan melalui program pembangunan rumah khusus ini.
Marselino Kaha Guterres, salah satu warga penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukur atas terwujudnya hunian yang telah lama dinantikan.
"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden dan pemerintah yang telah memberikan atensi khusus kepada kami, warga eks Timor Timur. Dengan fasilitas yang begitu lengkap, ini adalah sesuatu yang kami nanti-nantikan selama bertahun-tahun," ungkap Marselino.
Ia juga mengajak sesama penghuni untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun dengan baik.
"Saya melihat fasilitas ini sangat lengkap dan memadai, apalagi dengan adanya papan nama 'Perumahan Pejuang Eks Timor Timur'. Ini adalah bentuk apresiasi dan pengakuan atas jasa para pejuang," tambahnya.
Lebih jauh, Marselino mengusulkan agar pemerintah memberikan pendampingan berkelanjutan bagi warga, terutama dalam pengembangan usaha dan penyediaan lahan pertanian produktif guna meningkatkan kesejahteraan mereka di masa mendatang.
Ia juga berharap pemerintah terus melanjutkan pembangunan rumah khusus bagi warga eks Timor Timur yang belum tercakup dalam 2.100 unit yang telah dibangun, terutama melalui Program Sejuta Rumah bagi masyarakat di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).
Proyek ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah dalam memastikan warga eks Timor Timur mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan sejahtera di tanah air. (Tim/tv-beritakota/Yulius)