Undana dan Bank Indonesia NTT Perkuat Kemitraan Untuk Pengembangan Sektor Pertanian di NTT - Baomong.ID

Undana dan Bank Indonesia NTT Perkuat Kemitraan Untuk Pengembangan Sektor Pertanian di NTT

Undana dan Bank Indonesia NTT Perkuat Kemitraan Untuk Pengembangan Sektor Pertanian di NTT

Kupang, Likurai .com-Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang , Provinsi NTT dan Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar pertemuan strategis pada Senin (17/2/2025) di Kantor Perwakilan BI NTT.

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan dalam bidang penelitian, pengabdian masyarakat, serta pengembangan sektor-sektor strategis, khususnya pertanian, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTT.

Sektor pertanian menjadi fokus utama dalam kerja sama ini, mengingat sekitar 30% perekonomian NTT bertumpu pada sektor tersebut.

Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT, Agus Sistyo Widjajati, menegaskan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi kelompok-kelompok pelaku pertanian.

"Kami ingin segera merealisasikan kemitraan ini karena Undana memiliki pakar di bidang terkait. Kami berharap dapat bekerja sama dalam pembentukan dan pembinaan kelompok tani yang kami rencanakan," ujarnya.

Selain dukungan teknis dalam bidang pertanian, Agus Sistyo Widjajati juga menyoroti perlunya peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan keuangan dan akses pasar. 

"Kami ingin memastikan bahwa anak muda juga terlibat dalam program pendampingan masyarakat, sehingga mereka dapat belajar dan melanjutkan program ini di masa depan," tambahnya.

Rektor Undana, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc., menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan bahwa misi tersebut sejalan dengan komitmen Undana dalam memberdayakan masyarakat melalui pendidikan dan penelitian yang berdampak langsung. 

"Kami sangat mengapresiasi rencana ini karena sejalan dengan fokus kami saat ini. Kami percaya bahwa ilmu tidak hanya didapatkan di ruang kelas, tetapi juga di lapangan. Oleh karena itu, kami akan menyiapkan program yang lebih rinci guna mendukung implementasi kerja sama ini," jelasnya.

Rektor juga menegaskan bahwa Undana akan memperkuat pengelolaan dana riset agar hasil penelitian dapat lebih dirasakan oleh masyarakat. 

"Kami sudah memulai program ini sejak tahun lalu, namun tahun ini kami akan lebih serius dalam intensifikasi pembinaan dana riset, agar program riset menjadi lebih terarah dan memberikan dampak lebih besar," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng., menekankan bahwa Undana telah melakukan intervensi di berbagai wilayah NTT sesuai dengan potensi lokal masing-masing. 

"Saat ini, kami berfokus di Malaka untuk pertanian, Sumba Barat Daya untuk pakan dan ternak, serta Rote untuk domba dan rumput laut. Jika ada rencana untuk membuka lokasi baru, kita perlu mendiskusikan urgensinya lebih lanjut," ujarnya. 

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan agar program ini dapat berjalan secara optimal.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh beberapa akademisi dari Fakultas Pertanian Undana, di antaranya Prof. Dr. Ir. D. Roy Nendissa, MP., Prof. Ir. Marthen R. Pellokila, MP., Ph.D., dan Yakobus C. W. Siubelan, SP., M.Si. 

Sementara itu, dari pihak BI NTT, hadir Deputi Kepala Perwakilan BI NTT, Pratyaksa Candraditya, Didiet Aditya Budi Prabowo, serta Analis BI, Teguh Ersada Natail Sitepu dan Reyza Lisembina Budiarjo.

Sebagai tindak lanjut, Undana dan BI NTT sepakat untuk mengadakan pertemuan teknis lanjutan dengan jadwal yang telah ditentukan guna merealisasikan program kerja sama ini. 

Kedua pihak juga berkomitmen untuk melakukan pemantauan berkala agar program ini dapat berjalan secara efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat NTT.

Diharapkan, sinergi antara Undana dan BI NTT ini dapat memperkuat sektor ekonomi berbasis riset dan pengabdian masyarakat, serta menciptakan peluang baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di NTT.

(Audina Cahyani/Humas Undana/Yuser)