Kupang,Likurai.com- Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi meraih akreditasi “Unggul” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT No. 2288/SK/BAN-PT/AK/PT/II/2025.
Undana menjadi perguruan tinggi ketiga di Indonesia Timur yang meraih Akreditasi Unggul setelah Universitas Hasanuddin di Makasar dan Universitas Udayana di Bali.
Status akreditasi Unggul ini akan berlaku selama lima tahun kedepan yakni sejak tanggal 11 Februari 2025 hingga 11 Februari 2030.
Kepada wartawan dalam kegiatan Konferensi Pers yang digelar di Aula Rektorat Undana Kupang Kamis13 Februari 2025, Rektor Undana, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc yang didampingi, Wakil Rektor Bidang Akademik : Prof. Dr.drh Annytha I R Detha, M.Si, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan : Prof. dr.Paul G Tamelan,M.Si, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni : Dr. Siprianus Suban Garak,M.Sc, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi: Prof.dr.Ir.Jefri S Bale,ST.,M.Eng, Kepala LP3M : Dr.Ir.Jacob Ratu, M.Kes mengatakan, pencapaian ini merupakan hasil dari evaluasi yang menyeluruh dan perbaikan berkelanjutan.
"Sejak awal 2023, kami telah melakukan berbagai perbaikan, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran, kurikulum, hingga penguatan sistem penjaminan mutu.
Kami tidak hanya ingin memenuhi standar yang ditetapkan, tetapi juga berupaya untuk melampauinya," ujar Rektor Undana.
Prof Maxs Sanam menjelaskan, Salah satu faktor utama yang mendorong keberhasilan ini adalah peningkatan jumlah program studi yang terakreditasi unggul. Jika pada 2023 hanya terdapat dua program studi dengan status unggul, pada 2024 jumlahnya meningkat menjadi 10 program studi.
Selain itu, kata Prof Maxs Sanam, Undana juga memperkuat berbagai aspek utama dalam proses akreditasi, seperti kualitas tenaga pengajar, sarana dan prasarana, serta dukungan terhadap penelitian yang berdampak luas.
Peningkatan prestasi mahasiswa turut menjadi perhatian, sejalan dengan upaya Undana mencetak lulusan yang kompetitif dan mampu berkontribusi bagi Nusa Tenggara Timur (NTT) maupun Indonesia.
"Kami terus mendorong dosen dan mahasiswa untuk lebih aktif dalam riset dan publikasi ilmiah, baik di jurnal nasional maupun internasional.
Selain itu, berbagai program akademik maupun non-akademik juga terus kami kembangkan," tambah Rektor.
Rektor Undana menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja sama seluruh elemen kampus.
"Apa yang kita capai adalah hasil kerja bersama. Saya ingin berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi.
Tanpa dukungan dari seluruh civitas akademika, Program Studi, Fakultas, Biro, Alumni, dan khususnya mahasiswa, kita tidak akan bisa mencapai ini," ujarnya.
Ke depan, Undana berkomitmen untuk mempertahankan dan terus meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
"Proses ini tidak berhenti di sini. Program studi yang belum unggul akan terus didorong mencapai standar terbaik.
Yang lebih penting, bagaimana kita mempertanggungjawabkan status ini dengan memastikan bahwa kualitas layanan dan pembelajaran benar-benar mencerminkan standar unggul," tegasnya.
Selain meningkatkan akreditasi program studi, Undana juga akan memastikan bahwa infrastruktur dan fasilitas pendukung terus ditingkatkan dan terjaga dengan baik.
Rektor Undana juga menekankan bahwa pencapaian akreditasi “Unggul” ini bukan hanya kebanggaan bagi Undana, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur.
"Jangan ragu terhadap Undana. BAN-PT telah melakukan asesmen dan menetapkan bahwa universitas ini layak mendapat status unggul.
Ini adalah kebanggaan bagi kita semua, dan tentu menjadi motivasi bagi Undana untuk terus memberikan pelayanan terbaik," ungkapnya.
Undana juga berharap kerja sama dengan pemerintah daerah serta berbagai lembaga semakin diperkuat agar keberhasilan ini memberikan manfaat yang lebih luas.
Dengan pencapaian ini, Undana semakin meneguhkan posisinya sebagai salah satu universitas unggulan di Indonesia Timur dan siap mencetak lulusan berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
(Yuser)