Bupati Malaka Terpilih, Stefanus Bria Seran, Hadiri Rakor di Kementerian Pertanian RI - Baomong.ID

Bupati Malaka Terpilih, Stefanus Bria Seran, Hadiri Rakor di Kementerian Pertanian RI

Bupati Malaka Terpilih, Stefanus Bria Seran, Hadiri Rakor di Kementerian Pertanian RI

Jakarta,Likurai.com-– Bupati Malaka terpilih pada Pilkada Serentak 2024, Stefanus Bria Seran (SBS), menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) di Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI), Rabu 5 Februari 2025.

Rakor di Kementrian Pertanian yg dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian RI, Bp Andi Amran Sulaiman itu juga dihadiri Pj. Gubernur NTT, Gubernur NTT terpilih periode 2025 – 2030, Kapolda NTT, DanRem Wirasakti Kupang, para Bupati/ PJ Bupati/PJ Walikota, para Bupati/ Walikota terpilih pada Pilkada 2024 se NTT yang tidak ada sengketa di Mahkama Konstitusi.

Dalam pertemuan ini, Kementan RI menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan sektor pertanian di NTT, khususnya di Kabupaten Malaka.

Usai Rakor, Bupati Malaka Terpilih Stefanus Bria Seran (SBS) kepada wartawan menyampaikan apresiasi atas perhatian besar yang diberikan pemerintah pusat terhadap pertanian di NTT.

Menurut SBS, sektor pertanian merupakan program utama kepemimpinan SBS-HMS di Malaka, dan ia merasa senang karena program tersebut kini menjadi agenda prioritas di tingkat provinsi dan mendapat dukungan besar dari Menteri Pertanian RI.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena pertanian di Malaka mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Dengan dukungan penuh dari Kementan, kami optimistis bisa meningkatkan kesejahteraan petani dan mengurangi angka kemiskinan di Malaka," ujar SBS kepada wartawan.

Lebih lanjut, SBS menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat akan menjadi kunci sukses dalam mewujudkan pertanian yang berkelanjutan serta meningkatkan taraf hidup masyarakat Malaka.

Dengan adanya dukungan dari Kementan RI, diharapkan berbagai program pertanian di Kabupaten Malaka dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam upaya peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani.

Reporter: Yulius Seran