Kupang,Likurai.com-Persatuan Tuna Netra Indonesia (PERTUNI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) untuk memilih Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Ketua Dewan Pengawas Daerah (Dewasda) periode 2025–2030.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Tatuam Asi, Dinas Sosial Provinsi NTT, pada 27 Januari 2025.
Musda secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT, Drs. Kanisius Mau, M.Si dan turut dihadiri oleh Ketua Umum PERTUNI, Setiawan Gema Budi, S.Pd., M.Pd.

Ketua Panitia, Adrianus Tungga, menjelaskan bahwa kegiatan diawali dengan registrasi peserta. Musda ini diikuti oleh 45 peserta dari berbagai daerah.
Ia mengatakan, Peserta dari Kabupaten Manggarai dan Kota Kupang hadir secara langsung, sementara peserta dari Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Sikka, Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Sumba Timur mengikuti kegiatan secara daring.
Musda dilaksanakan dalam beberapa tahapan:
Sidang Tata Tertib
Membahas dan menetapkan tata tertib pelaksanaan Musda.
Sidang Pemilihan Presidium
Memilih anggota presidium yang akan memimpin jalannya sidang.
Sidang Penjaringan dan Penetapan Bakal Calon
Meliputi proses seleksi hingga penetapan bakal calon Ketua DPD dan Ketua Dewasda.
Selain itu, laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya juga menjadi salah satu agenda penting dalam Musda ini.
Ia mengatakan, Musda ini diharapkan mampu menghasilkan kepemimpinan yang lebih solid serta program kerja yang bermanfaat bagi seluruh anggota PERTUNI NTT selama lima tahun mendatang.
"Melalui kegiatan ini, PERTUNI NTT berkomitmen untuk terus meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan para anggotanya, menjadikan organisasi lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat tuna netra di wilayah NTT,"ungkap Rian. (Yuser)