Rektor Undana Kupang Kukuhkan Tiga Guru Besar - Baomong.ID

Rektor Undana Kupang Kukuhkan Tiga Guru Besar

Rektor Undana Kupang Kukuhkan Tiga Guru Besar

Kupang, Likurai.com- Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc., mengukuhkan tiga Guru Besar dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa yang berlangsung di Auditorium Undana Kupang, Selasa, 7 Januari 2025.

Tiga Guru Besar yang dikukuhkan tersebut adalah:

Prof. Dr. Frans Gana, M.Si – Guru Besar di bidang Manajemen Strategi dan Kebijakan Bisnis pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Prof. Dr. Yuliana Salosso, S.Pi, M.P. – Guru Besar di bidang Parasit dan Penyakit Ikan pada Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan (FPKP).

Prof. Reinner Ishaq Lerrick, S.Si, M.Sc, Ph.D. – Guru Besar di bidang Sintesis Senyawa Heterosiklik pada Fakultas Sains dan Teknik (FST).

Dalam sambutannya, Rektor Undana, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc., mengatakan, pengukuhan tiga Guru Besar hari ini menambah jumlah profesor di Undana Kupang menjadi 62 Profesor.

"Kami mengucapkan selamat kepada ketiga Profesor yang baru dikukuhkan, dan berharap mereka terus berkreasi serta berinovasi di bidangnya masing-masing. Semoga Undana semakin maju dan berjaya.
 
Semoga pengukuhan tiga profesor ini dapat menjadi inspirasi bagi dosen-dosen lainnya untuk meraih jabatan fungsional tertinggi,"katanya.

Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P., M.P dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada ketiga Guru Besar yang telah dikukuhkan.

Ia berharap, pengukuhan tiga guru besar ini semakin memperkuat ekosistem akademik, riset, publikasi, dan inovasi juga daya saing dan kiprah Undana.

"Pengukuhan menjadi seorang Guru Besar adalah momen penting dalam perjalanan panjang kehidupan akademik dan merupakan pengakuan atas dedikasi, penelitian dan pengabdian terhadap ilmu pengetahuan yang diperdalam.

Tanggung jawab seorang Guru Besar selain memiliki tugas pada institusinya, masyarakat dan negara, juga harus terus melakukan berbagai riset, menulis jurnal serta membagi ilmunya pada generasi muda, sekaligus berkontribusi pada kemajuan daerah dan negara," ucap Andriko.

Sejalan dengan hal tersebut, Pj. Andriko menyebutkan, untuk mencapai pembangunan yang menuju pada kesejahteraan masyarakat diperlukan sinergitas dan kolaborasi bersama stakeholder terkhususnya bersama insan-insan akademisi yang peduli akan pembangunan.

"Oleh karena itu, sangat diharapkan agar kehadiran Guru Besar juga mampu untuk memberikan terobosan-terobosan baru dalam ilmu pengetahuan dan perkembangan teknologi yang hadir melalui berbagai riset dan penelitian untuk mampu memberikan kontribusi dalam pembangunan di daerah ini," ungkapnya. (*/Yuser)